Langsung ke konten utama

KEARSIPAN


KEARSIPAN

Sistem Kearsipan
  • SISTEM NOMOR
Sistem Nomor adalah sistem penyimpanan dan penemuan kembali arsip yang disusun dengna menggunakan kode angka/nomor.

Sistem penyimpanan arsip berdasarkan nomor :
  1. Nomor Decimal Dewey
  2. Nomor Seri (urut)
  3. Nomor Terminal Digit
SISTEM DECIMAL DEWEY
  • Sistem penyimpanan dan penemuan kembali arsip berdasarkan nomor klasifikasi Decimal Dewey
  • diciptakan oleh Melvil Dewey untuk penyimpanan buku di perpustakaan
  • Klasifikasi Decimal Dewey bisa digunakan untuk penyimpanan arsip/surat.
Ciri-ciri klasifikasi Decimal Dewey :
  1. Setiap permasalahan dalam organisasi dikelompokkan menjadi 10 Masalah Utama, diberi kode dengan angka ratusan.dari 000,100,200, ... 900
  2. Setaip Masalah Utama dijabarkan menjadi 10 Sub Msalah, diberi kode dengan angka puluhan.dari 00,10,20, ... 90
  3. Setiap Sub Masalah dijabarkan menjadi Sub-sub Masalah.diberi kode dengan angka satuan.dari 0,1,2, ... 9
PENYELENGGARAAN KEARSIPAN MENURUT NOMOR DECIMAL DEWEY :
  1. Persiapan
  • Daftar Klasifikasi
  • Tempat dan Alat penyimpanan
    • filling cabinet (10 laci, diberi kode dengan Masalah Utama)
    • Guide (100, diberi kode dengan Sub Masalah)
    • Folder (1000, diberi kode dengan Sub-sub Masalah)
  • Kartu indeks berukuran 10cm x 15 cm/7,5 cm x 12,5 cm sebagai alat bantu penemuan kembali surat.
  • card cabinet/almari kartu indeks.
PROSEDUR PELAKSANAAN PENYIMPANAN SURAT :
  1. Pemerikasaan tanda pelepas (untuk mengetahui apakah surat siap untuk disimpan)
  2. Pembacaan suart (untuk mengetahui permasalahan yg dibicarakan dalam surat)
  3. Pemberian kode (diambil dari daftar kalsifikasi)
  4. Pembuatan kartu indeks
  5. Penyortiran surat
  6. Penyimpanan surat
PROSEDUR PENEMUAN KEMBALI SURAT :
  1. Secara langsung, bila diketahui nomor kode penyimpanan/ditelusur pada daftar klasifikasi
  2. Dengan bantuan kartu indeks, bila hanya diketahui nama dan masalahnya saja (tidak langsung)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REMAJA BERKARAKTER INDONESIA

💦Remaja Berkarakter Indonesia💦 Masa remaja disebut sebagai masa peralihan.Masa peralihan yang dimaksud adalah masa peralihan dari anaka-anak menuju dewasa.Remaja sendiri merupakan suatu kelompok usia dimana anak tidak lagi merasa dirinya di bawah tingkat orang yang lebih tua melainkan merasa sama atau sejajar. Dalam membahas soal tentang "Remaja Berkarakter Indonesia" ini, kita ketahui bahwa peran remaja adalah sebagai penerus bangsa.Remaja juga harus bisa memposisikan dirinya sebagai kelak akan memimpin bangsa ini.Dalam hal ini, maka remaja perlu dukungan atau dorongan dari berbagai pihak, misalnya pihak orang tua, pihak sekolah, maupun masyarakat. Orang tua atau keluarga menjadi pondasi dasar dalam membangun karakter anak sebab lingkungan pertama yang dikenal anak adalah lingkungan keluarga.Sekolahpun tak kalah berperan penting.Di sekolah, anak diberikan pendidikan-pendikan berbasis karakter dan penanaman nilai-nilai.Begitupun masyarakat, yang ikut berperan dala...

PENDAFTAR SBMPTN 2017 MENCAPAI 797.023 PESERTA

PENDAFTAR SBMPTN 2017  MENCAPAI 797.023 PESERTA     Ada 776.163 peserta SBMPTN 2017 akan ikuti ujian berbasis kertas dan 20.860 lainnya mengerjakan ujian berbasis komputer Panitia SBMPTN 2017 mengumumkan, pada tahun ini, jumlah pendaftar ujian masuk kampus negeri itu mencapai 797.023 peserta. Mereka akan memperebutkan 128.085 kursi mahasiswa baru di 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN).   Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 mengumumkan jumlah pendaftar yang ikut serta dalam ujian masuk Peguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun ini mencapai 797.023 peserta. Ketua Panitia SBMPTN, Ravik Karsidi mencatat jumlah daya tampung 85 PTN terhadap mahasiswa baru dari jalur SBMPTN pada tahun ini mencapai 128.085 kursi. "Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada 2016, jumlah pendaftar sebanyak 721.326 peserta," kata Ravik pada Rabu (10/5/2017) seperti dikutip Antara.  Dari jumlah 797.023...